Seven Eleven alias Sevel memang booming di Jakarta. Ini semacam franchise mirip minimarket. Bedanya, Sevel khusus menjual makanan dan minuman, lalu ada spot-spot untuk duduk santai sambil wifi gratis. Buka 24 jam. Tempat yang nyaman buat nongkrong bukan?
Kemunculan Sevel di Jakarta cukup menarik perhatian. Tak pelak, tempat ini pun menjadi fenomena. Sevel adalah tongkrongan nomor 1 buat anak-anak muda Jakarta. Termasuk saya. Tidak perlu repot mencari spot yang nyaman untuk duduk lama tanpa diusir. Sevel menyediakan semua yang kita mau. Makanan dan minuman, khususnya Slurpee, minuman khas Sevel yang laris manis. Lalu ada wifi, kalau mau belajar, atau sekadar browsing internet, di Sevel bisa sepuasnya. Tanpa berbatas waktu pula. Sevel seakan hadir memenuhi keinginan terutama anak muda yang sedang gandrung dengan gadget dan senang berkumpul sambil mengemil.
Sevel nyaris tidak pernah sepi pengunjung. Saya melihat, malam minggu, sampai ada yang tidak kebagian tempat. Bahkan ada yang rela menunggu dan lesehan di terasnya. Saya pun sering berkeliling mencari Sevel yang kosong. Tapi itu mustahil. Apa boleh buat, kita harus puas dengan Sevel dengan segala keterbatasannya. Karena Sevel memang memakai konsep minimarket, bukan kafe atau swalayan.
Di bawah ini beberapa fakta tentang Sevel... Hmm, tanpa disadari kan.
1.Ada yang datang ke Sevel untuk wifi-an saja, dengan beli makanan cemilan seadanya, atau yang paling murah.
2.Tidak beli apa-apa, tapi nongkrong sampai berjam-jam di Sevel.
3.Siapa bilang Sevel bebas pengamen dan pengemis?! Buktinya, di Sevel Tebet ada yang mampir.
4.Katanya Sevel khusus menjual makanan dan minuman, tapi buktinya juga majalah, alat tulis, dan bahkan kamera juga ada.
Seven Eleven asal Amerika Serikat sudah menjadi fenomenal di sini. Pastinya dalam waktu dekat, tempat belajar pun akan berpindah ke Sevel. Tempat nongkrong dari anak kafe atau club malam juga akan pindah ke Sevel. Artinya, Sevel adalah tempat belanja, makan, dan nongkrong semua kalangan.
Ada yang perlu diwaspadai....
"Terlepas dari itu semua, tahukah kamu, kehadiran Sevel itu bukti bahwa kita bagian dari kapitalisme. Sevel juga akan terus-menerus mengembangkan budaya konsumtif. Dan kita adalah objeknya."
"Indahmu tak seindah pikirmu, cerahmu tak secerah matamu. Tapi kau tahu kau salah, mengapa kau membisu?"
Selasa, 20 Desember 2011
Fenomena Seven Eleven
Senin, 19 Desember 2011
Internet itu Magic, Blog adalah Tongkat Sihirnya
Bagi anak muda yang aktif, kreatif dan inovatif, pastinya kita butuh tempat buat menyalurkan kreasi. Media network telah menyediakan lahan untuk itu. Saatnya kita menjadi seorang blogger, tak sekadar blogwalker. Ada banyak hal yang bisa didapat dari blog, baik itu yang kita sadari maupun yang tidak.
Kepentingan awalnya, blog digunakan sebagai sarana promosi diri. Kita bisa mengungkap idealisme, gaya dan karya, mulai dari tulisan, foto, hingga video. Apalagi jika kita punya hobi atau keahlian khusus, seperti fashion styling, fotografi, menulis, travelling, dsb. KIta bisa berbagi informasi di dalam blog. Lalu kepentingan awal tadi akan berlanjut menjadi kebutuhan. Kebutuhan akan informasi. Blog-blog semakin menjamur. Bahkan sekarang tak perlu repot-repot eksis berbayar alias membuat sebuah website official untuk eksis. Cukup dengan blog, semua juga sudah dapat dilakukan.
Dunia akan terlihat lebih luas dan megah jika kamu bisa menggenggamnya dengan benar. Ungkapan itu bukan sekadar kata-kata motivasi yang cenderung berwujud mimpi. Tapi ini bisa benar-benar ada jika kita menyadari bahwa jendela itu tak hanya 1 lapis kaca.
Jendela itu berlapis-lapis. Dan itulah jendela dunia. Tahukah kamu jendela itu ada di mana? tak perlu repot-repot, semua ada di tanganmu, di genggaman jari-jarimu. Komputer dan gadget.
Itulah dia. Lalu blog adalah semacam fitur yang melengkapinya.
Intinya, blog akan membuat kita memiliki jaringan sosial yang lebih luas lagi. Dengan sekali klik, kita sudah memasuki areal tak berbatas dan kita tinggal memanggil apa yang dibutuhkan. Internet itu magic. Dan blog adalah tongkat sihirnya.
Kepentingan awalnya, blog digunakan sebagai sarana promosi diri. Kita bisa mengungkap idealisme, gaya dan karya, mulai dari tulisan, foto, hingga video. Apalagi jika kita punya hobi atau keahlian khusus, seperti fashion styling, fotografi, menulis, travelling, dsb. KIta bisa berbagi informasi di dalam blog. Lalu kepentingan awal tadi akan berlanjut menjadi kebutuhan. Kebutuhan akan informasi. Blog-blog semakin menjamur. Bahkan sekarang tak perlu repot-repot eksis berbayar alias membuat sebuah website official untuk eksis. Cukup dengan blog, semua juga sudah dapat dilakukan.
Dunia akan terlihat lebih luas dan megah jika kamu bisa menggenggamnya dengan benar. Ungkapan itu bukan sekadar kata-kata motivasi yang cenderung berwujud mimpi. Tapi ini bisa benar-benar ada jika kita menyadari bahwa jendela itu tak hanya 1 lapis kaca.
Jendela itu berlapis-lapis. Dan itulah jendela dunia. Tahukah kamu jendela itu ada di mana? tak perlu repot-repot, semua ada di tanganmu, di genggaman jari-jarimu. Komputer dan gadget.
Itulah dia. Lalu blog adalah semacam fitur yang melengkapinya.
Intinya, blog akan membuat kita memiliki jaringan sosial yang lebih luas lagi. Dengan sekali klik, kita sudah memasuki areal tak berbatas dan kita tinggal memanggil apa yang dibutuhkan. Internet itu magic. Dan blog adalah tongkat sihirnya.
Senin, 12 Desember 2011
Angry Bird, Si Burung Perusuh tapi Digilai
Angry Bird udah semakin merajalela. Marchindesnya udah menyebar mulai dari boneka, pajangan, hiasan, gantungan, bahkan gambar/motif pakaian.
Buat pengguna smarphone, pasti tahu dong angry bird itu seperti apa? Kenapa ia begitu terkenal dengan berbagai bentuk, terutama alisnya yang hitam dan tebal itu?
Yap yap yap. Angry bird si burung perusuh.
Ini beberapa fakta dari game angry bird yang semakin digilai saat ini.
- Permainan angry bird dapat membuat agresif sindrom pada seseorang
- Angry bird memang seru. Tapi membuat yg ketagihan dpt menimbulkan efek negatif
- game angry bird itu punya sasaran menghancurkan konstruksi bangunan
- Di satu sisi angry bird biasa saja. Tapi hal yang dilakukan oleh si angry bird dlm menghancurkan itu membuat kita pun terus-terusan melihat kekerasan
- Ini akan menstimulasi otak untuk terus memainkan game ini, sampai semuanya benar-benar hancur dan naik level
- Angry bird cenderung membidik lawan sampai mati. Kalau di versi RIO, angry bird menyelamatkan burung yang ditawan dan juga menghancurkan monyet-monyet sampai si monyet teriak histeris.
- bidikan angry bird adalah dengan cara menabrakkan dirinya ke sasaran, bunyi gedebuknya cukup keras, dan akhirnya si angry birdnya pun mati. Ini sama saja dengan aksi bunuh diri
- Binatang penghancur konstuksi bangunan punya kekuatan dan berbagai rupa
- Mungkin kekuatan itu yang menghipnotis kita untuk selalu stay membuat strategi penghancur massal
- Angry bird lucu angry bird pilu. Suaranya menggelegar mendayu dayu
- Angry bird didaulat sbgai binatang penghancur. Teganya dan tragisnya
- Buat yg mania angry bird, jgn sampai game itu mempengaruhi prilaku kita ya
- Apalagi buat anak kecil. Angry bird ini kurang bagus buat pertumbuhan otak dan prilaku mereka.karena sangat gampang terpengaruh
- Burung aslinya, angry bird di dunia nyata malah biasa saja. Mengapa angry bird bisa semarah itu di layar game?!
- Tampang angry bird itu juga biasa saja. Jutek bahkan. Tapi ada saja orang suka.
Fakta-fakta di atas bukan berarti saya kontra dengan angry bird. Saya pun ketagihan dengan game ini. Seru dan tidak ada habisnya.
Buat pengguna smarphone, pasti tahu dong angry bird itu seperti apa? Kenapa ia begitu terkenal dengan berbagai bentuk, terutama alisnya yang hitam dan tebal itu?
Yap yap yap. Angry bird si burung perusuh.
Ini beberapa fakta dari game angry bird yang semakin digilai saat ini.
- Permainan angry bird dapat membuat agresif sindrom pada seseorang
- Angry bird memang seru. Tapi membuat yg ketagihan dpt menimbulkan efek negatif
- game angry bird itu punya sasaran menghancurkan konstruksi bangunan
- Di satu sisi angry bird biasa saja. Tapi hal yang dilakukan oleh si angry bird dlm menghancurkan itu membuat kita pun terus-terusan melihat kekerasan
- Ini akan menstimulasi otak untuk terus memainkan game ini, sampai semuanya benar-benar hancur dan naik level
- Angry bird cenderung membidik lawan sampai mati. Kalau di versi RIO, angry bird menyelamatkan burung yang ditawan dan juga menghancurkan monyet-monyet sampai si monyet teriak histeris.
- bidikan angry bird adalah dengan cara menabrakkan dirinya ke sasaran, bunyi gedebuknya cukup keras, dan akhirnya si angry birdnya pun mati. Ini sama saja dengan aksi bunuh diri
- Binatang penghancur konstuksi bangunan punya kekuatan dan berbagai rupa
- Mungkin kekuatan itu yang menghipnotis kita untuk selalu stay membuat strategi penghancur massal
- Angry bird lucu angry bird pilu. Suaranya menggelegar mendayu dayu
- Angry bird didaulat sbgai binatang penghancur. Teganya dan tragisnya
- Buat yg mania angry bird, jgn sampai game itu mempengaruhi prilaku kita ya
- Apalagi buat anak kecil. Angry bird ini kurang bagus buat pertumbuhan otak dan prilaku mereka.karena sangat gampang terpengaruh
- Burung aslinya, angry bird di dunia nyata malah biasa saja. Mengapa angry bird bisa semarah itu di layar game?!
- Tampang angry bird itu juga biasa saja. Jutek bahkan. Tapi ada saja orang suka.
Fakta-fakta di atas bukan berarti saya kontra dengan angry bird. Saya pun ketagihan dengan game ini. Seru dan tidak ada habisnya.
Minggu, 13 November 2011
Terhenyak oleh Puisi
Marilah temanku
Belum terlambat mencari dunia baru
Tekadku sudah bulat
Berlayar menuju matahari terbenam
...meski
Kini kita tak sekuat masa lalu
Bergerak antara bumi dan surga
Itulah kita
Sebuah hati yang teguh
Menjadi lemah oleh waktu dan takdir tapi keras kemauan
Untuk bertahan hidup, mencari, menemukan, dan tidak menyerah
Puisi ini menyentilku. Aku sudah berhenti. Behenti mencari. Aku merasa statis. Sementara hidup itu selalu dinamis. Padahal lautan itu luas dan dunia itu tak berpenghujung. Hanya napas yang akan berhenti, dan pada saat itu bumi tentunya akan tak lagi bisa digenggam.
Puisi ini menoyorku. Kemana aku selama ini? Apakah aku selalu termenung hingga tak bisa mengeram lajunya waktu? Aku seakan membiarkan sesuatu itu pergi dan taj bisa diraih lagi. Tapi itu hanya anggapan negatif saja. Duniaku tak berhenti di sini. Masih banyak yang mesti aku cari. Masih banyak yang mesti aku pelajari. Aku punya kemampuan untuk itu. Dan aku percaya aku mampu. Hanya butuh sebuah kepercayaan dan kebulatan tekad untuk menuju pembenaran.
Puisi ini menyadarkanku akan arti sebuah kerja keras. Kita dilahirkan untuk mencari. Dai pagi hingg petang, adalah tugas kita untuk menguasai matahari. Lelah itu akan terasa sempurna jika ada penemuan yang berarti. Napas ini juga tak akan sia-sia jika kita mampu memberikan kesegaran untuk sesuatu yang sudah lekang di dunia.
Dari puisi ini aku pun tahu bahwa lemah bukanlah alasan. Keluhan tak akan menjadi rintangan. Bintang akan selalu bersinar dengan kemilaunya. Kenapa kita tidak mampu memancarkan cahaya sendiri untuk mulai menerangi jalanan?
*mengutip puisi "Ulysses" karya Tennyson.
Belum terlambat mencari dunia baru
Tekadku sudah bulat
Berlayar menuju matahari terbenam
...meski
Kini kita tak sekuat masa lalu
Bergerak antara bumi dan surga
Itulah kita
Sebuah hati yang teguh
Menjadi lemah oleh waktu dan takdir tapi keras kemauan
Untuk bertahan hidup, mencari, menemukan, dan tidak menyerah
Puisi ini menyentilku. Aku sudah berhenti. Behenti mencari. Aku merasa statis. Sementara hidup itu selalu dinamis. Padahal lautan itu luas dan dunia itu tak berpenghujung. Hanya napas yang akan berhenti, dan pada saat itu bumi tentunya akan tak lagi bisa digenggam.
Puisi ini menoyorku. Kemana aku selama ini? Apakah aku selalu termenung hingga tak bisa mengeram lajunya waktu? Aku seakan membiarkan sesuatu itu pergi dan taj bisa diraih lagi. Tapi itu hanya anggapan negatif saja. Duniaku tak berhenti di sini. Masih banyak yang mesti aku cari. Masih banyak yang mesti aku pelajari. Aku punya kemampuan untuk itu. Dan aku percaya aku mampu. Hanya butuh sebuah kepercayaan dan kebulatan tekad untuk menuju pembenaran.
Puisi ini menyadarkanku akan arti sebuah kerja keras. Kita dilahirkan untuk mencari. Dai pagi hingg petang, adalah tugas kita untuk menguasai matahari. Lelah itu akan terasa sempurna jika ada penemuan yang berarti. Napas ini juga tak akan sia-sia jika kita mampu memberikan kesegaran untuk sesuatu yang sudah lekang di dunia.
Dari puisi ini aku pun tahu bahwa lemah bukanlah alasan. Keluhan tak akan menjadi rintangan. Bintang akan selalu bersinar dengan kemilaunya. Kenapa kita tidak mampu memancarkan cahaya sendiri untuk mulai menerangi jalanan?
*mengutip puisi "Ulysses" karya Tennyson.
posted from Bloggeroid
Rabu, 02 November 2011
sesuatu untuk disukai
aku tersentuh mendengar ucapan seorang guru. jadikan hobi itu sebagai jalanmu menuju sukses. jangan jadikan sebagai tujuan akhir hidupmu.
tapi aku masih bisa menyangkalnya. aku punya kata kata sendiri. lakukan apa yang kamu sukai. karena jika sudah suka kamu dapat mengerjakan pekerjaan dengan senang hati dan penuh inovasi kreativitas. seperti kata taufiq ismail, kalau kau tak suka, tinggalkan saja. buat apa membuang waktu untuk sesuatu yang tidak kamu sukai.
semua pasti ada hikmahnya. dalam dunia kerja, bukan hanya penghasilan yang dicari, tapi kreativitas untuk menunjukkan ekaistensi. namun bukan berarti haram jika kita memaksakan melakukan sesuatu demi penghasilan. sesuatu itu berhak untuk disukai batasi. jika sudah mematikan karakter diri lebih baik jangan bertahan.
tapi aku masih bisa menyangkalnya. aku punya kata kata sendiri. lakukan apa yang kamu sukai. karena jika sudah suka kamu dapat mengerjakan pekerjaan dengan senang hati dan penuh inovasi kreativitas. seperti kata taufiq ismail, kalau kau tak suka, tinggalkan saja. buat apa membuang waktu untuk sesuatu yang tidak kamu sukai.
semua pasti ada hikmahnya. dalam dunia kerja, bukan hanya penghasilan yang dicari, tapi kreativitas untuk menunjukkan ekaistensi. namun bukan berarti haram jika kita memaksakan melakukan sesuatu demi penghasilan. sesuatu itu berhak untuk disukai batasi. jika sudah mematikan karakter diri lebih baik jangan bertahan.
posted from Bloggeroid
Minggu, 30 Oktober 2011
Sebuah eksistensi

Aku sedang berada di tengah orang yang mempercayaiku. Ya. Itulah sahabat.
Dulu aku tak begitu mempedulikannya.
Kini aku membutuhkan mereka.
Kenapa?
Karena dari merekalah aku belajar menghargai bahkan diriku sendiri.
Karena dari mereka orang orang dapat mengenaliku.
Ada cerminan tersirat tentangku yang mereka simpan.
Aku merasa ada pelindung yang menyemangatiku.
Ya mereka ada.
Aku percaya.
Sampai saat ini aku masih bersama mereka.
Sebuah eksistensi bahwa aku pernah ada untuk mereka dan sebaliknya
posted from Bloggeroid
Oktober
Aku selalu suka dengan Oktober. Oktober itu menakjubkan, memesona, membawa kebahagiaan. Bukan berarti di bulan lain aku tidak bahagia. Bulan oktober menjadi begitu ajaib sejak aku terlahir pada bulan itu
posted from Bloggeroid
Langganan:
Postingan (Atom)





